Posted by: pikir | July 22, 2007

Muak fanatisme


 

Aku bingung, mungkin marah.

Lebih cocok untuk dibilang muak.

Aku melihat banyak orang pintar memanfaatkan emosi orang banyak.

Meng-indoktrinisasikan rakyat terus.

Tentu saja untuk tujuan mereka.

 

Usaha pemandaian dari mereka malah minim.

Hanya pandai nyetting ego rakyat.

Menciptakan fanatisme, keekslusifan.

Sebual awal dari efek akhir yang bernama anarkis.

 

Aku marah, aku cuman menulis.

Aku merasa tak berbuat banyak.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: